Saya bukan pendukung SBY, saya bukan pendukung partai Demokrat. Saya rakyat jelata yg cinta tanah air.
Sudah ada yang melihat berita ini SBY bohongi rakyat

Terkait dengan kebijakannya menurunkan kembali harga BBM yang dianggap sebagai taktik menjelang pemilu.
Huh.. saya cuma mau bilang, itu orang goblok kali ya.

“Penurunan BBM ini dilakukan untuk menutupi kinerja pemerintah yang gagal di bidang ekonomi. Pemerintah hanya memanfaatkan momen penurunan harga minyak dunia, dan SBY sebenarnya tidak bekerja apa-apa untuk penurunan ini. Ini membohongi rakyat,” ujar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/12/2009).

Pemerintah itu naikin harga BBM ga urusan sama pemilu, beberapa bulan lalu BBM dinaikin ga ada yg bilang “ah payah SBY klo mau menang pemilu BBM diturunin”. Malah demo besar2an dan caci maki di media nuntut BBM turun. Dungu kali orang2 ini. Indonesia itu menganut sistem harga BBM dari harga MOPS (Mean of Plats Singapore), harga pasar dunia. Sekarang kan harga lagi di $40an ya wajar bahkan sangat2 wajar la turun, waktu dulu naik kan harganya diatas $120. Kalau ga turun justru kita baru demo, itu baru tepat demonya. Kometar pak Boni Hargens itu sangat2 dipaksakan, pokoknya kalo ada kebijakan semua ditentang.

Sekarang turun, harusnya bersyukur. Inflasi nanti akan turun. Rakyat tenang. Apalagi kita udah swasembada beras. Bisa ekspor ke Jepang segala. Bulog kita tahun lalu untung, untungnya ratusan miliyar, tahun2 lalu rugi terus. Kredit tumbuh pesat, dana pihak ketiga diBank nasional meningkat, Pertumbuhan Ekonomi kita disaat krisis dunia begini masih bertahan di 6 persen. Wajib pajak naik pesat.

Ga ngerti saya jalan pikiran org2 yg hobi banget menghina negeri sendiri, menghina dengan alasan yg ga jelas. ga masuk akal. merasa bahagia kalau negaranya selalu dirundung masalah.

Hidup Indonesia. Berbuat baiklah untuk negara, kapan lagi ? Ga bangga apa kalian dengan negeri tempat kakek nenek ortu kalian berjuang pake bambu runcing. Mari berpikir positif untuk Indonesia.